Selasa, 03 November 2009

SIASAT SESAT

Sajak ini telah lama
Kugoreskan pada lembar-lembar
Kelopak mawar berduri
Kini dihinggapi seekor lalat
Menjadi gulungan sajakku punah
Oleh kepompong nakal
Yang bermimpi jadi kupu-kupu cantik
Pada sari bunga beracun
Yang telah dicemari oleh sabda palsu
Nabi-nabi baru yang mencoba turun
Dari pertapaan singkat
Membawa firman seekor kambing betina
Bernama Samiri.


Qin Mahdy, Mei 2009

Minggu, 01 November 2009

MENAKAR KATA

Aku sering menjemur kata
Pada punggung benang-benang
Putih yang tak lagi tampak
Oleh mata telanjang.

Kadang aku hanya mengira
Pada bagian mana ia akan tersangkut
Namun, tak jarang kataku banyak yang jatuh
Ke dalam limbah hangat 
Mulut-mulut pendusta.


Qin Mahdy, 2 November 2009

GADIS EMBUN

Sehelai kelopak mawar 
Kutemukan terkapar 
Diantara sisa-sisa pembakaran 
Sampah-sampah dosa 
Yang membusuk. 
Pada sisinya, 
Ku lihat setetes embun 
Tak menangis, 
Justru tersenyum melihat senyumku. 

Qin Mahdy, 2 November 2009